Kondektur dan Pengamen

Cerita Lucu Banget – Seorang pria baru pertama kali naik bis kota. Dia hanya diberi tahu oleh temannya untuk bayar ke kondektur. Tapi ia juga tidak tahu mana yang disebut kondektur. Seperti biasa pengamen bis kota mulai beraksi dan setelah itu mengedarkan kantung.

Pria itu menganggap pengamen itu kondektur dan ia malu tanya yang mana kondektur.
“Ongkos bisnya berapa mas??”, tanya pria itu pada penumpang lain di sebelahnya.

“Rp. 2.000,- …”, jawab sebelahnya.

Kemudian pria itu memberikan uangnya ke pengamen. Ternyata masuk lagi pengamen lain. Pria itu heran kok berungkali bayarnya.

“Kok ada lagi mas..” tanya pria itu.

“Sudah biasa mas..” jawab sebelahnya.

Pria itu memberi Rp. 2.000,- lagi pada pengamen. Tapi dia heran ketika sebelahnya nggak memberi uang.

“Kok nggak bayar sih…???” tanya pria itu.

“Ngak papa kok, khan terserah?” jawab sebelahnya.

Kemudian kondektur tulen masuk dan mulai menarik ongkos. Ketika tiba giliran pria itu. Pria itu berpikir khan katanya bayarnya terserah, dia pun hanya ngasih Rp. 500,-.

“Hah.. apa ini mas kurang Rp. 1.500,-“, kata kondektur heran.

“Dasar.. Terserah khan… Sudah nggak nyanyi kayak sebelumnya, masih minta tambah 1.500, dasar serakah, aku nggak mau nambah..”, kata pria itu dengan lantang tanpa rasa dosa (ceritalucubanget.web.id)