Pemotong Rumput

Cerita Lucu Banget – Seorang Afrika masuk ke sebuah toko yang menjual alat-alat pertanian dan langsung menjumpai si pemilik yang sedang berdiri di belakang cash register lalu menanyakan apakah ia membutuhkan pekerja.

“Hmm,” kata si pemilik,”Saat ini kebetulan saya memang sedang membutuhkan seseorang. Tapi,saya mau tahu,bisakah Anda menjual.”

“Tentu saja,”kata orang itu.

“Hmmm,mungkin Anda belum paham akan maksud pertanyaan saya, apakah Anda mempunyai keahlian dalam menawarkan sesuatu kepada pembeli?”

“Tentu saja saya punya,”sahut pria itu dengan mantap.

Kebetulan,saat itu si pemilik toko melihat ada seseorang yang masuk. Karena itu ia berkata pada si Afrika, “Okay,supaya kau tahu apa yang sebenarnya kumaksud,perhatikan apa yang kulakukan ini.”

Pengunjung itu menjumpai si pemilik dan menanyakan di mana ia bisa memperoleh bibit rumput. Si pemilik berkata bahwa bibit rumput bisa dilihat pada barisan ketiga di rak tingkat yang keempat. Ketika si pembeli itu kembali ke cash register dengan membawa bibit rumputnya, si pemilik berkata,”Apakah Anda tidak membutuhkan mesin pemotong rumput dengan harga khusus?”

“Mesin pemotong rumput?Untuk apa?” kata si pembeli itu,”Rumputnya saja belum saya tanam.”

“Sekarang Anda memang belum punya rumput,”ujar si pemilik toko,”Tapi suatu waktu Anda tentu akan mempunyai rumput. Dan saat itu,harga mesin rumput pasti tidak akan semurah sekarang.” “Hmmm,Anda memang benar juga,”kata si pembeli. “Baiklah,berikan pada saya satu mesin pemotong rumput.”

Setelah si pembeli keluar, si pemilik toko berkata pada pria Afrika itu,”Nah,itulah yang kumaksud dengan menjual,kau bisa melakukan hal yang sama?”

“Tentu saja,”sahut si Afrika.

“Okay,”kata si pemilik toko,”Kebetulan saat ini saya harus menyetor uang ke bank. Sementara saya pergi,tolong jaga toko ini.Dan ingat,siapa pun yang datang,usahakanlah selalu untuk menjual,menjual dan menjual…..”

Lalu pemilik toko itu pun pergilah.Beberapa saat kemudian masuklah seorang wanita. Ia menjumpai Si Afrika yang sedang duduk di belakang cash register dan bertanya di mana ia bisa memperoleh tampon. “Di rak pada barisan kelima,”katanya pada wanita itu.

Ketika wanita itu kembali ke cash register untuk membayar tampon yang diambilnya,Si Afrika bertanya,”Anda mau membeli mesin pemotong rumput?”

“Mesin pemotong rumput?Untuk apa?”kata wanita itu.

“Hmm,”kata Si Afika.”Karena Anda tidak mungkin bermain cinta, mengapa tidak mencoba saja memotong rumput di halaman……” (ceritalucubanget.web.id)