Preman Pasar

Cerita Lucu Banget – Nawi seorang berandal kampung di Jawa Timur terkenal suka sekali memaki-maki. Suatu hari di jalan ia memaki seorang anak kecil yang tidak sengaja menumpahkan baksonya ke kaki Nawi. Dengan sadar Nawi berkata, “Guoblok!!!, matamu ditaruh dimana. Itu bakso pangannen nganggo cangkemmu ojo ditumplek nek sikhilku!!”

Seorang kepala agama memperhatikan kelakuan jelek Nawi dan menyarankan, “Kamu jangan memaki orang, itu nggak baik. Kuberi tiga kali kesempatan untuk
bertobat kalau tidak Tuhan akan menghukummu.”

Hari pertama, Nawi jalan dipinggir lapangan sepak bola. Tanpa diduga sebuah bola menerpa mukanya dengan keras. Nawi memaki lagi, “Jancuk iki rai (muka) dudu gawang, guoblok kowe?!!”

Kepala agama itu lewat dan berkata, “Ini yang pertama, ingat.” Esoknya Nawi jalan di dekat sungai. Tiba-tiba sebuah kantong sampah dilempar ke arahnya,
ia memaki lagi, “Jangkrik iki wong dudu tempat sampahe sampeyan!@#!”

Setelah memaki, kepala agama itu lewat dan memperingati untuk yang kedua kalinya. Nawi teringat maka ia berhati-hati. Tapi keesokan harinya ia melewati jalan besar ingin menyebrang jalan, tiba-tiba sebuah sepeda motor menyerempet
tepat mengenai siku. Tanpa sadar ia memaki: “Jangkrik matamu nang ndi seh….?!/@##!!”

Seketika itu kepala agama itu lewat, menandakan kesempatan ketiga. Tiba-tiba langit gelap gulita, seberkas petir turun menyambar. “duer…. deer…..derrrr (menggema),” Brakkkk…….Seseorang jatuh hangus, ternyata justru kepala agama itu yang tersengat petir. Dari langit terdengar samar-samar, seseorang dewa memaki, “Jangkrik …….. meleset..rek…!!!” (ceritalucubanget.web.id)