Memangnya

Cerita Lucu Banget – Mukidi sedang asyik-asyiknya nonton pertandingan sepak bola antara Arema dengan Persebaya di televisi, tiba-tiba istrinya datang ingin minta bantuan.

Pertandingan sepak bola yang sudah mulai seru itu tiba terdengar suara istrinya.

“Mas, lampu teras putus. Tolong gantikan dengan yang baru nih!”, pinta istrinya.

“Memasang lampu? memangnya PLN apaa…!!!” jawab Mukidi.

“Kalau nggak mau mengganti lampu, benerin kran air kamar mandi tuh. Bak air sudah meluber, airnya gak bisa berhenti tuh”, pinta istrinya.

“Benerin keran? memangnya PDAM…!!!” Mukidi mulai emosi diganggu terus oleh istrinya.

“Ya sudahlah Mas nanti kalau pergi beli rokok ke warung, nitip beli minyak
yaa”, sahut istrinya lagi.

“Memangnya Pertaminaaa…!!!”, jawab Mukidi.

“KAMU GAK LIHAT lagi enak nonton, kamu ganggu terussss….”, bentak Mukidi kepada istrinya.

Sudah benar-benar marah, akhirnya Mukidi keluar dan nonton sepak bola di rumah tetangganya dan sampai lama tidak kunjung pulang hingga larut malam.

Pada saat Mukidi pulang ke rumah, lampu teras rumahnya sudah menyala terang. Mukidi masuk ke dalam dapur sudah ada minyak dan air kamar mandi sudah tidak meluber.

Mukidi merasa terheran-heran dengan yang dilihatnya semalam, kemudian bertanya kepada istrinya tentang lampu, minyak, kran air.

“Minta bantuan siapa kemaren ?”, tanya Mukidi.

“Begini mas, akibat menunggu mas tidak pulang semalam..aku menangis di teras.”, kata istrinya.

“Kemudian ada seorang cowok ganteng lewat depan rumah dan menghampiri aku di teras bertanya mengapa aku sedih. Kemudian semua aku ceritakan mas Mukidi marah-marah saat dimintai bantuan.

Terus si cowok ini menawarkan bantuan, tapi ada syaratnya.” cerita istrinya.

“Memang apa syaratnya… ?” Mukidi pingin tau.

“Syaratnya bisa milih, membuatkan dia roti atau tidur dengannya”, terang istrinya.

“Kamu pilih yang mana ?”, tanya Mukidi penasaran.

“Membuat roti khan ?”, desak Mukidi.

“Bikin roti ? memangnya aku ini Holland Bakery!!!”, jawab istrinya. (ceritalucubanget.web.id)