Mengangkat Sarung

Cerita Lucu Banget – Di sebuah desa tinggal sepasang kekasih Adi dan Ida. Ida sangat sedih, sebab setiap Adi datang apel selalu menggunakan sarung, maklum di desa. Akhirnya ida mengutarakan kesedihannya, “Mas, kalo

dateng ke rumah jangan pake sarung dong, malu kan sama bapak.”

Akhirnya Adi pun menyanggupi, “Iya dech, besok mas mau beli bahan celana.”

Sesudah beli bahan celana, Adi pergi ke tukang jahit untuk

menjahitkan bahan celananya. Pada hari yang dijanjikan, Adi kembali ke tukang jahit untuk mengambil celana yang sudah jadi. tukang jahit berkata, “Mas…, celananya sudah jadi. Masih ada sisa bahan 1/2 meter lagi. Dibawa pulang aja.”

Adi sangat senang, jadi juga celananya. Dia pulang, dan

sore harinya langsung apel ke rumah Ida untuk pamer celana barunya. Dia gunakan celana itu. Tapi karena kebiasaan, dia juga tetap menggunakan sarungnya (di dobel). Di tengah perjalanan, Adi sakit perut.

Continue reading “Mengangkat Sarung” »

Selingkuh

Cerita Lucu Banget – Adi pulang pagi dari kerjanya dan mendengar bunyi aneh dari kamarnya. Ia lari keatas dan menemukan istrinya telanjang di kasur, berkeringat dan terengah-engah. “Ada apa?” tanya Adi. “Aku terkena serangan jantung,” teriak istrinya.

Ia lari kebawah untuk menelepon, persis ketika ia mulai memencet nomor, anaknya yang berumur 4 tahun datang dan berkata, “Papa! Papa! Paman Doni bersembunyi di lemari dan dia nggak pake baju.”

Continue reading “Selingkuh” »

Rokok

Cerita Lucu Banget – Sepulang dari kantor, Adi mampir ke suatu mall buat beli obat di counter apotik kecil yang ada disitu. Setelah nyerahin resepnya, Adi beli rokok ke counter disebelahnya dan kemudian duduk santai buat nunggu panggilan untuk pengambilan obatnya.

Untuk pengisi waktu, rokok yang baru dibelinya langsung dinyalain sebatang. Baru aja jalan tiga isepan, dia udah disamperin sama Security yang ada dideket situ. “Maaf, rokoknya tolong dimatiin. Diruangan ber-AC ini dilarang merokok…,” tegornya.

Continue reading “Rokok” »

Bis Malam Penasaran

Cerita Lucu Banget – Adi melakukan perjalanan menuju ke Jakarta dengan dengan naik bis malam ketika di tengah perjalanan bis tersebut berhenti di terminal, yang kemudian ada seorang kakek tua naik bis menawarkan buku kepada penumpang.

“Bukunya nak? Ada macam-macam nih. Buku silat, cinta-cintaan, agama, dll”, ujar si kakek.

Adi yang sedang tidak bisa tidur pun akhirnya tertarik untuk membeli buku.

“Ada buku horor gak kek?” tanya Adi.

“Oh suka cerita horor ya? Kebetulan masih sisa satu. Pas lagi ceritanya yaitu tentang bis yang ditinggali banyak arwah penasaran. Judulnya ‘Bis Malam Penasaran’. Serem banget pokoknya.” terang si kakek.

“Boleh juga tuh. Harganya?” tanya Adi.

“Rp150.000, nak” jawab sang kakek.

“Wow, mahal banget, kek” Adi menimpali.

“Ya namanya juga buku Best seller. Semua yang baca buku ini kabarnya syok loh waktu baca endingnya”, si kakek promosi ala salesman.

Adi pun mengalah. Entah kenapa, pada saat ia serahkan uang tersebut ke kakek, tiba-tiba petir menggelegar, angin mulai bertiup kencang.

Si kakek yang hendak turun dari bis, tiba-tiba berhenti menolehkan wajahnya pelan-pelan ke Adi.

“Nak”, ujarnya lirih.

“Apa pun yang terjadi, harap jangan membuka halaman terakhir. Ingat, apapun yang terjadi, kalau tidak nanti kamu akan menyesal dan saya tidak mau bertanggung jawab.” kata si kakek.

Jantung Adi berdegup kencang, saking takutnya ia sampai tidak mampu menganggukkan kepala hingga si kakek turun dari bis dan menghilang ditelan kegelapan.

Tepat di tengah malam, Adi akhirnya selesai membaca seluruh isi buku tersebut, kecuali halaman terakhir.

Dan memang benar seperti yang dikatakan si kakek, buku itu benar-benar menegangkan dan menyeramkan.

Bis melaju kencang, hujan turun deras, kilat menyambar bersahutan, dan terdengar suara petir gemuruh menggelegar, kemudian Adi melihat sekelilingnya ternyata semua penumpang sudah tidur terlelap.

Bulu kuduknya semakin merinding dengan kondisi seperti itu.

Continue reading “Bis Malam Penasaran” »